Surat Ath-Thalaq: Pokok Kandungan, Keutamaan dan Manfaatnya

https://www.abusyuja.com/2021/02/surat-ath-thalaq-pokok-kandungan-keutamaan-manfaat.html
Ath-Thalaq artinya “talak”. Surat ini terdiri atas 12 ayat, termasuk dalam golongan surat Madaniyyah, dan diturunkan sesudah Surat Al-Insan. Ia diberi nama Ath-Thalaq karena sebagian dari ayat-ayat di dalamnya membahas tentang talak dan berbagai masalah yang berkaitan dengannya.

Pokok Kandungan Surat Ath-Thalaq

Adapun pokok kandungan dari Surat Ath-Thalaq adalah sebagai berikut:

  1. Menjelaskan hukum-hukum tentang talak;
  2. Menjelaskan idah dan kewajiban suami-istri selama masa talak dan idah;
  3. Perintah kepada orang-orang mukmin agar bertakwa kepada Allah yang telah mengutus Rasul yang memberi petunjuk kepada mereka, maka barangsiapa yang beriman, akan dimasukkan ke surga, sedangkan yang ingkar akan diberi peringatan sebagaimana orang-orang yang ingkar (kepada Rasul) pada masa yang lalu.

Keutamaan dan Manfaat Surat Ath-Thalaq

Adapun fadhilah dan khasiat dari Surat Ath-Thalaq adalah sebagai berikut:

Pertama, termasuk dari Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai tambahan, sehingga beliau memiliki keutamaan dibandingkan dengan nabi-nabi sebelumnya.

Kedua, Allah akan melindungi pembacanya dari rasa takut dan sedih di hari kiamat, diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga.

Abi Abdullah berkata, “Barangsiapa yang membaca Surat Ath-Thalaq dan At-Tahrim di dalam salat fardunya, maka Allah akan melindunginya dari menjadi orang yang takut dan bersedih hati di hari kiamat, ia akan diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga karena membaca dan memelihara dua surat itu. Karena sesungguhnya kedua surat itu ialah milik Nabi Saw.(Tsawabul A’mal: 148)

Ketiga, dapat dijadikan doa atau wasilah agar memperoleh rezeki, dan dipermudah dalam mendapatkannya. Adapun caranya yaitu dengan membaca Surat Ath-Thalaq ayat 7. Berikut bacaannya:

لِيُنْفِقْ ذُوْ سَعَةٍ مِّنْ سَعَتِهٖۗ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهٗ فَلْيُنْفِقْ مِمَّآ اٰتٰىهُ اللّٰهُ ۗ لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا مَآ اٰتٰىهَاۗ سَيَجْعَلُ اللّٰهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُّسْرًا ࣖ

Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath-Thalaq: 7)

Demikianlah pembahasan singkat mengenai pokok kandungan, keutamaan serta manfaat dari Surat Ath-Thalaq. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel