Surat Al-Ma'arij: Pokok Kandungan, Keutamaan dan Manfaatnya

Surat Al-Ma'arij: Pokok Kandungan, Keutamaan dan Manfaatnya
Al-Ma’arij sendiri artinya adalah “tempat-tempat naik”. Surat yang terdiri atas 44 ayat ini termasuk dalam golongan surat Makkiyyah dan diturunkan setelah Surat Al-Haqqah. Ia diberi nama Surat Al-Ma'arij, karena merujuk pada laza al-ma’arij yang terdapat pada ayat 3. Sebagaimana ahli tafsir mengartikan Al-Ma’arij dengan arti langit, nikmat, karunia, anugerah, atau derajat yang Allah berikan kepada para penghuni surga.

Pokok Kandungan Surat Al-Ma'arij

Adapun pokok kandungan dari Surat Al-Ma'arij adalah sebagai berikut:

  1. Allah memerintahkan Nabi Muhammad Saw. agar senantiasa bersabar menghadapi hinaan dan ingkaran dari orang-orang kafir;
  2. Menceritakan kejadian-kejadian pada hari kiamat;
  3. Menjelaskan azab Allah tidak dapat ditebus dengan apapun;
  4. Menjelaskan sifat-sifat manusia yang mendorongnya menuju neraka;
  5. Menjelaskan berbagai amal perbuatan yang membawa manusia ke derajat yang lebih tinggi;
  6. Peringatan bahwa Allah akan mengganti kaum yang durhaka dengan yang lebih baik.

Keutamaan dan Manfaat Surat Al-Ma'arij

Adapun fadhilah dan khasiat dari Surat Al-Ma'arij adalah sebagai berikut:

Pertama, termasuk Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad Saw., sehingga beliau memiliki keutamaan atau keistimewaan dibandingkan dengan nabi-nabi pendahulunya.

Kedua, Allah tidak mempertanyakan dosa pembacanya dan menetapkannya di surga bersama Nabi Muhammad Saw.

Abu Abdullah berkata, “Perbanyaklah membaca sa’ala sa’ilun (Surat Al-Ma'arij), karena sesungguhnya seseorang yang banyak membacanya, maka di hari kiamat Allah tidak akan menanyakan dosa yang telah dilakukannya. Dan Allah juga menempatkannya di surga bersama Nabi Muhammad Saw., Insya Allah.(Tsawabul A’mal: 149)

Ketiga, termasuk orang-orang beriman yang menerima dakwah Nabi Nuh dan doa bagi orang yang dipenjara agar segera terbebas.

Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-Ma'arij), maka ia termasuk kaum beriman yang menerima dakwah Nabi Nuh, dan barangsiapa yang membacanya, sedangkan ia ditawan, dipenjara, diikat, maka Allah akan melepaskannya, dan melindunginya hingga ia dapat terbebas.(Tafsirul Burhan, Juz 8: 112)

Keempat, dapat dijadikan wasilah atau doa agar terhindar dari mimpi buruk, atau mimpi basah (keluar mani). Adapun caranya yaitu dengan membaca Surat Al-Ma'arij ayat 4 sampai 7 sebelum tidur secara istiqamah.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai pokok kandungan, keutamaan dan manfaat dari Surat Al-Ma'arij. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A’lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel