Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Surat Al-Ikhlas: Pokok Kandungan, Kuemtamaan dan Manfaatnya

Surat Al-Ikhlas: Pokok Kandungan, Kuemtamaan dan Manfaatnya
Al-Ikhlas sendiri artinya adalah “memurnikan ke-Esa-an Allah”. Surat yang terdiri atas 4 ayat ini termasuk dalam golongan Surat Makkiyyah dan diturunkan setelah Surat An-Nas. Ia diberi nama Surat Al-Ikhlas karena surat ini menegaskan kemurnian ke-Esa-an Allah.

Pokok Kandungan Surat Al-Ikhlas

Adapun pokok kandungan dari Surat Al-Ikhlas adalah penegasan ke-Esa-an Allah dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang dapat menyamai-Nya.

Keutamaan dan Manfaat Surat Al-Ikhlas

Adapun fadhilah dan khasiat dari Surat Al-Ikhlas adalah sebagai berikut:

Pertama, Surat Al-Ikhlas adalah termasuk dalam Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai tambahan, sehingga beliau memiliki keutamaan dan keistimewaan dibandingkan dengan nabi-nabi pendahulunya.

Kedua, setiap Muslim harus membacanya setiap malam.

Dikisahkan dalam riwayat yang panjang bahwa Rasulullah bersabda kepada Uqbah bin Amir, “Wahai Uqbah, maukah aku ajarkan kepadamu beberapa surat yang tidak diturunkan dalam Taurat, Zabur, atau pun Al-Furqan yang serupa dengannya? Bacalah surat-surat tersebut pada setiap malam, yaitu Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.”

Uqbah menyatakan, “Setelah itu, aku membacanya setiap malam, aku tidak pernah meninggalkannya karena Rasulullah menyuruhku untuk membacanya.(HR. Ahmad, IV: 158)

Ketiga, dapat dijadikan doa atau wasilah  agar mendapatkan perlindungan dari Allah.

Abdullah bin Khubaib meriwayatkan, “Kami pernah keluar rumah di malam yang gelap untuk mencari Rasulullah agar mendoakan kami. Setelah bertemu, beliau berkata, ‘Bacalah!’ Namun aku tidak mengucap apa pun. Lalu baginda berkata lagi, ‘Bacalah!’ Maka aku bertanya, ‘Apa yang harus aku baca, wahai Rasulullah?’ Baginda bersabda, ‘Bacalah Surat Al-Ikhlas dan Al-Mu’awwidzatain pada sore dan pagi hari, niscaya ia akan melindungimu dari segala sesuatu.(HR. Tirmidzi, V; 117)

Keempat, orang yang membacanya akan memperoleh perlindungan hingga hari Jumat berikutnya.

Asma’ binti Abu Bakr meriwayatkan bahwa barangsiapa yang selesai salat Jumat membaca al-hamdu, al-mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) dan Surat Al-Ikhlas, masing-masing tujuh kali saat masih berada di tempat duduknya, maka ia akan mendapatkan penjagaan (perlindungan) hingga Jumat berikutnya.

Kelima, ketika ia meninggal, ia akan disalati malaikat.

Abu Umamah meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah didatangi Jibril sewaktu beliau di Tabuk, Jibril berkata, “Wahai Muhammad, saksikanlah jenazah Mu’awiyah nin Mu’awiyah Al-Mazani.” Maka, baginda pun keluar  dan turunlah Jibril bersama 70.000 malaikat. Para malaikat tersebut menghamparkan sayapnya yang sebelah kanan di puncak gunung, hingga gunung itu menjadi rendah. Lalu meletakkan sayapnya yang sebelah kiri di atas dua tanah hingga menjadi rendah pula, sehingga melihat kota Makkah dan Madinah.

Rasulullah, Jibril, dan para malaikat lalu menyalati jenazah Mu’awiyah. Setelah itu, Baginda bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, karena amalan apakah Mu’awiyah memperoleh kedudukan ini?

Jibril menjawab, “Hal itu karena ia senantiasa membaca Surat Al-Ikhlas ketika berdiri, duduk, menaiki kendaraan dan ketika berjalan”. (HR. At-Thabrani, VIII: 136)

Keenam, pembacanya akan diampuni dosa-dosanya.

Anas bin Malik berakta bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membaca Surat Al-Ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama lima puluh tahun”. (HR. Ad-Darami, II: 461)

Demikianlah pembahasan singkat mengenai pokok kandungan, keutamaan dan manfaat dari Surat Al-Ikhlas. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A’lam