Kewajiban Menutup Aurat dalam Islam

Menutup Aurat_Bagi kalian wanita muslimah dan laki-laki hendaklah mengetahui mana batasan-batasan aurat kalian masing-masing. Di masa sekarang kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah sudah hampir menghilang, anda bisa membuktikan hal ini dengan membandingkan berapa banyak orang yang menutup aurat dan yang membuka auratnya.

Baca Juga: 4 Syarat Seseorang Wajib Melakukan Shalat

Di desa saya contohnya, mungkin jika di persentase hanya 30% yang menutup aurat, itupun masih banyak wanita-wanita yang tetap melanggar aturan agama seperti memakai celana ketat, menampakkan lekuk tubuh dan lain-lain. Inilah salah satu alasan terbesar kenapa kebanyakan wanita masuk neraka. Jika anda muslim atau muslimah yang ingin berhijrah dan ingin belajar cara menutup aurat, berikut penjelasannya :

https://abusyuja.blogspot.com/2019/08/kewajiban-menutup-aurat-dalam-islam.html

Pengertian aurat dalam Islam

Aurat menurut Islam adalah : Bagian tubuh yang secara mutlak wajib di hindarkan dari penglihatan orang yang bukan muhrim. Hal ini berlaku untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak, budak dan orang dewasa.

keutamaan menutup aurat

  • Menjauhkan kita dari dosa
  • Menjauhkan kita dari fitnah
  • Menjauhkan kita dari siksa kubur
  • Menghindari diri dari nafsu orang lain

Bagaimanakah cara menutup aurat?

Untuk aurat laki-laki adalah dimulai dari pusar hingga lutut, sedangkan untuk perempuan adalah semua anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Dan harus menutupinya dengan pakaian yang membuat warna kulitnya tidak nampak, jadi tidak diperbolehkan menggunakan pakaian yang tipis yang mengakibatkan kulit kita tampak.

Dan tidak diperbolehkan menggunakan celana ketat, baju ketat dan baju tipis yang membuat warna kulit terlihat. Gunakanlah pakaian yang melebihi ukuran, dari segi panjang dan lebar harus ada selisih yang membuat lekuk tubuh kita tidak terlihat.

Begitu juga dengan hijab, jangan menggunakan hijab yang tipis dan pendek, hal tersebut dapat memicu nafsu laki-laki, Gunakanlah hijab sampai menutupi dada dan tidak transparan.

Untuk laki-laki, jangan pakai celana yang pas dengan lutut, minimal pakailah celana yang panjangnya melebihi lutut, dan jangan memakai celana yang ketat yang bisa membuat daerah segitiga menjadi nampak.

Jika memakai sarung dan aurat kita kelihatan dari bawah, apakah shalat kita sah?

Didalam kehidupan sehari-hari mungkin kita sudah terbiasa dalam menggunakan sarung pada saat shalat, lalu pertanyaannya, apakah aurat yang kelihatan dari bawah membuat shalat kita menjadi tidak sah?
Jawabannya adalah tetap sah. didalam Kitab Fathul Mu'in di jelaskan bahwa ketentuan menutup aurat di sini adalah dari sisi atas dan dari sisi samping, jadi apabila aurat dari sisi bawah terlihat  hal tersebut tidak menjadi masalah. Dengan "catatan" permukaan lantai tidak terbuat dari kaca yang bisa memantulkan bayangan dan tidak pula berupa kaca transparan yang bisa dilihat dari bawah.

Menutup aurat dengan kain sutra bagi laki-laki

Diperbolehkan menutupi aurat bagi laki-laki menggunakan kain sutra apabila ia benar-benar tidak memiliki pakaian lagi selain kain tersebut.

Bolehkah shalat tidak menutup aurat dan telanjang?

Diperbolehkan asalkan anda "benar-benar" dalam keadaan tidak bisa atau tidak memungkinkan untuk menutupinya. Contoh : ketika ada seseorang yang terdzolimi di sebuah penjara yang membuatnya terpaksa untuk telanjang tanpa busana, maka orang tersebut tetap "diwajibkan" shalat dengan posisi telanjang dan tidak perlu mengkadha'nya.

Baca juga : 6 Syarat Sebelum Melakukan Shalat

Menutup aurat dengan lumpur?

Dan apabila kita tidak mempunyai pakaian sama sekali, ia tetap wajib menggunakan sesuatu yang bisa ia dapat, seperti lumpur, dedaunan dan lain sebagainya.

Memakai pakaian ghasab atau shalat telanjang ?

Dalam kondisi apapun kita tidak diperbolehkan atau diharamkan menggunakan pakaian ghasab. ghasab adalah memanfaatkan sesuatu tanpa seizin pemiliknya. Jika kita diberi dua pilihan, kita tetap wajib memilih shalat dengan telanjang.

Itulah pembahasan mengenai Kewajiban Menutup Aurat dalam Islam, Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel