Doa Sebelum Tidur, Bangun Tidur dan Susah Tidur

Daftar Isi

http://www.abusyuja.com/2020/06/doa-sebelum-tidur-bangun-tidur-susah-tidur.html
Abusyuja.com_Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia agar mereka tetap fit dan sehat. Islam sendiri mengajar bagaimana tata cara tidur sesuai sunnah Nabi. Tetapi pada kesempatan kali ini, kami ingin membahas mengenai doa-doa yang berkaitan dengan tidur. Diantaranya yaitu doa ketika bangun tidur, doa ketika terbangun di malam hari dan hendak tidur kembali, doa ketika susah tidur serta beberapa amalan atau dzikir lainnya.

Doa sebelum tidur

Dari Hudzaifah dan Abu Dzar ra. menceritakan bahwa Rasulullah Saw. apabila telah di peraduannya (tempat tidurnya) beliau mengucapkan doa berikut:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا (Bismikallahumma amuutu wa-ahyaa) 

Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu Ya Allah aku mati dan hidup.”

Atau :

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ (Bismikallahumma ahyaa wabismika amuut)

Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu Ya Allah aku hidup, dan dengan menyebut nama-Mu aku mati.”

Kedua doa di atas benar. Anda bisa memilih salah satu. Tetapi yang paling sering diajarkan oleh guru-guru kita adalah yang bawah. 

Dzikir atau wirid sebelum tidur

Dari sahabat Ali Karamallahu wajhah, beliau menceritakan, “Rasulullah Saw. pernah bersabda kepadanya dan kepada Siti Fatimah, ‘apabila kamu berdua akan beristirahat di atas peraduan (tempat tidur) kalian, atau apabila kamu berdua telah berada di tempat peraduan kalian, maka bertakbirlah sebanyak tiga puluh kali, dan bertahmidlah sebanyak tiga puluh kali.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan membaca tasbih sebanyak tiga puluh empat kali. Ada juga riwayat yang mengatakan membaca takbir tiga puluh empat kali. Lalu mana yang harus dipilih? Semuanya benar. Kita bisa memilih salah satu sesuai kemampuan kita.

Selain itu, kita juga disunnahkan mengibasi (membersihkan) tempat tidur sebelum digunakan. Siapa tahu ada hewan-hewan yang dapat membahayakan. Dalam riwayat lain mengatakan mengibasi sebanyak tiga kali. Setelah itu bacalah doa ini:

بِاسْمِكَ رَبِّي بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ

 إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا

وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Latin: Bismika rabbi wadha’tu janbii wabika arfa’ihu, in amsakta nafsii farhamhaa, wa in arsaltahaa fahfadh-haa bimaa tahfadhu bihi ‘ibaa dakash-shaalihiin.

Artinya, “Dengan menyebut asma-Mu, wahai Rabbku, aku meletakkan lambungku; dan dengan menyebut asma-Mu pula aku mengangkatnya. Jika Engkau memegang nyawaku, rahmatilah ia, dan jika Engkau melepaskannya, peliharalah ia sebagaimana Engkau pelihara hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Doa ketika berada di tempat tidur

Dari Aisyah ra., menceritakan bahwa Rasulullah Saw. apabila telah berada di tempat tidur beliau meniup kedua telapak tangannya, lalu membaca surat Mu’awwidzatain (Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas), kemudian mengusapkan pada sebagian tubuhnya yang dapat dijangkau. Memulai usapanya pada kepala dan wajahnya serta bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan itu sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Rasulullah ketika berada di tempat tidur

Dalam hadis riwayat Abu Daud dan Imam Nasa’I melalui sahabat Ali Karamallahu wajhah, dari Rasulullah Saw., bahwa beliau selalu mengucapkan doa berikut di tempat tidurnya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ

 وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ 

اللَّهُمَّ أَنْتَ تَكْشِفُ الْمَأْثَمَ وَالْمَغْرَمَ

 اللَّهُمَّ إِنَّهُ لَا يُهْزَمُ جُنْدُكَ

وَلَا يُخْلَفُ وَعْدُكُ

 سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ

Latin: Allahumma inni a’uudzubika biwajhikal kariim, wakalimaatikat taaammaatiti minsyarri maa anta akhidz binaashiyatihi, allahumma anta taksyiful ma’tsama wal maghrama, allahumma innahuu laa yuhzamu junduka, walaa yukhlafu wa’duka, subhaanaka wa bihamdika.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Dzat-Mu Yang Maha mulia dan kepada kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dari kejahatan apa yang ubun-ubunnya (rohnya) berada di dalam genggaman (kekuasaanmu)-Mu. Ya Allah, Engkaulah yang dapat membebaskan dosa dan hutang. Ya Allah, sesungguhnya bala tentara-Mu tidak dapat dikalahkan, janji-Mu tidak akan diingkari. Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada-Mu.”

Doa bila terbangun di malam hari

Dari Aisyah ra. dalam riwayat Sunnah Abu Daud. Beliau menceritakan bahwa Rasulullah Saw. membaca doa ini ketika terbangun dari sebagian malam:

لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ

 سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِي

 وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ اللَّهُمَّ زِدْنِي عِلْماً

 وَلا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِي

 وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً

 إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Latin: Laa ilaaha illa anta, subhaanakallahumma astaghfiruka lidzambi wa as-aluka rahmataka, allahumma zidnii ‘ilman wa laa tuzigh qalbii ba’da idz hadaitanii, wa hablii mil ladunka rahmatan innaka aintal wahhaab.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Engkau, maha suci Engkau ya Allah. Aku mohon kepada-Mu atas dosa-dosaku dan aku mohon kepada-Mu rahmat-Mu. Ya Allah, berikanlah tambahan ilmu kepadaku dan janganlah Engkau goyahkan hatiku sesudah Engkau memberiku Hidayah. Dan anugerahilah daku dari sisi-Mu Rahmat Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Doa ketika susah tidur

Dalam kitab Ibnu Sinni, Dari Zaid ibnu Tsabit, beliau pernah mengadu kepada Rasulullah Saw. karena kesulitan tidur. Maka beliau memberikannya doa ini:

اللَّهُمَّ غارَتِ النُّجُومُ 

وَهَدأتِ العُيُونُ

 وأنْتَ حَيُّ قَيُّومٌ 

لا تَأخُذُكَ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ

يا حيُّ يا قَيُّومُ أَهْدِىءْ لَيْلي وأنِمْ عَيْنِي

Latin: Allahumma ghaaratin nujuum, wahadaatil ‘uyuun, wa anta hayyul qayyuum, laa ta’khudzuka sinatuw walaa naum, yaa hayyu yaa qayyuum ahdi’ lailii wa anim ‘ainii.

Artinya: “Ya Allah, bintang-bintang tenggelam dan semua mata tertidur lelap. Sedangkan Engkau Maha Hidup abadi lagi terus menerus Mengurus makhluk-Nya. Engkau tidak pernah terkena kantuk dan tidak pernah pula tidur. Wahai yang Maha Hidup abadi lagi terus menerus Mengurus makhluk-Nya, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.”

Doa ketika merasa takut dalam tidur

Dalam kitab Sunnah Abu Daud, Imam Turmudzi, Ibnu Sinni, dan lain-lain, melalui Amr Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah Saw. pernah mengajarkan kepada mereka kalimat-kalimat (doa-doa) yang diucapkan bila merasa takut dalam tidur:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ

 وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ

 وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ

 وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: A’uudzu bikalimaatillahit taaammati min ghadhabihi, wa’iqaabihi wasyarri ‘ibaadihi, wa min hamazaati asyayaathiini wa an yahdhuruun.

Artinya: “Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya dan dari kejahatan hamba-hamba-Nya, serta dari godaan setan dan dari kedatangan mereka kepadaku.”

Itulah pembahasan mengenai doa sebelum tidur, sesudah tidur, ketika berada di tempat tidur, ketika tidak bisa tidur, ketika takut dalam tidur sesuai sunnah Nabi. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A'lam

IKUTI BLOG