Dahsyat! Inilah Keutamaan Menjaga Wudhu

https://www.abusyuja.com/2020/08/dahsyat-inilah-keutamaan-menjaga-wudhu.html
Wudhu merupakan aktivitas bersuci untuk menghilangkan hadas kecil. wudhu juga merupakan salah satu syarat mutlak Sebelum melaksanakan ibadah salat, yaitu ibadah yang yang menjadi pondasi agama Islam. atau bersuci merupakan sebagian dari iman. barangsiapa yang mau menjaga wudhunya sampai Ai ia terbaring tidur maka ia akan bersama-sama dengan malaikat di dalam selimutnya. Berikut beberapa keutamaan wudhu lengkap dengan dalilnya: 

1. Malaikat akan memohonkan ampun kepadanya 

Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi Saw., bahwasanya beliau pernah bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci dalam selimut yang suci, maka ia bermalam bersama-sama dengan malaikat di dalam selimutnya, maka setiap kali ia bangun di waktu malam, malaikat itu berdoa, “Ya Allah, ampunilah hambamu Fulan karena ia tidur dalam keadaan suci.”

2. Allah akan memberikan kekayaan tanpa batas

Abdullah bin Salman pernah berkata, “Barangsiapa yang selalu berwudhu dari tiap-tiap berhadas, dan tidak suka masuk ke tempat-tempat istrinya di dalam rumahnya dan tidak berusaha yang tidak halal, maka ia diberi kekayaan tanpa bisa diperkirakan.

Maksudnya adalah barangsiapa yang mau menjaga wudhunya, dalam arti menjaga atau menjauhi perkara-perkara yang dapat menimbulkan hadas kecil kecuali kecuali ada uzur syar'i seperti kentut, buang air, dll.), maka Allah akan memberi kekayaan atau rezeki kepadanya tanpa bisa diperkirakan. 

3. Akan mengampuni dosa yang telah lewat dan yang akan datang 

Dari Imran bin Abban ra., bahwasanya ia berkata, “Saya melihat Utsman bin Affan ra. berwudhu, di mana ia menuangkan air ke atas dua tangannya, lalu mencucinya 3 kali, kemudian berkumur dan menghirup air ke hidung 3 kali, kemudian membasuh mukanya 3 kali, lalu membasuh tangan kirinya 3 kali, kemudian mengusap kepalanya, kemudian membasuh kedua kakinya 3 kali, lantas berkata, ‘Saya melihat Nabi berwudhu seperti wudhuku ini, dan beliau bersabda:

“Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian ia mengerjakan shalat dua rakaat, hatinya tidak tergoda dengan suatu urusan dunia di dalam shalat, maka diampuni dosanya yang telah lewat dan yang akan datang.”

4. Merupakan tanda dari keimanan 

Tsauban meriwayatkan dari Rasulullah Saw. bahwasanya beliau bersabda,

“Beristiqomahlah kamu (dalam beramal) dan kamu tidak akan bisa menghitung (banyaknya pahala). Ketahuilah bahwa amal perbuatan yang paling baik adalah shalat, dan tidak bisa menjaga untuk selalu berwudhu kecuali orang yang beriman.”

Oleh karena itu, setiap Mukmin hendaknya selalu berada dalam keadaan wudhu (suci) sepanjang hari, baik di siang hari maupun di malam hari. Karena bila ia biasa mengerjakan yang demikian itu, maka ia akan dicintai Allah dan malaikat penjaga, dan ia akan selalu berada dalam lindungan Allah Ta'ala.

5. Allah akan melindungi orang yang menjaga wudhunya

Allah Ta'ala pernah berfirman kepada Nabi Musa ‘Alaihissalam, 

“Wahai Musa, jika engkau merasa takut kepada raja, maka berwudhulah dan perintahkan kepada keluargamu untuk berwudhu karena siapa yang berwudhu, maka ia berada dalam perlindungan-Ku terhadap apa yang ia takutkan.”

6. Termasuk amalan istimewa penghuni surga

Abu Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah berkata kepada Bilal setelah  Selesai mengerjakan shalat:

“Ceritakanlah kepadaku amalan istimewa Apa yang kamu kerjakan dalam Islam. Karena tadi malam aku mendengar suara sandalmu di dalam surga.” Bilal berkata, “Saya tidak mengerjakan suatu amalan yang istimewa dalam Islam. Menurut saya, hanya saja setiap saya bersuci baik di waktu malam maupun siang, saya selalu mengerjakan shalat kepada Tuhanku sesuai dengan kemampuanku.”

Dalam riwayat yang lain disebutkan, Saya tidak pernah bersuci melainkan langsung bersuci lagi, dan saya tidak bersuci melainkan langsung mengerjakan shalat dua rakaat.”

Cara wudhu yang paling disukai Allah 

Kita tahu bahwasanya wudhu telah diatur tata caranya oleh syariat. Namun seperti apakah wudhu yang paling disukai Allah ? Tentu saja wudhu yang didasarkan pada rasa penuh hormat dan menyadari bahwa ia hendak menghadap kepada Tuhannya Yang Maha Agung lagi Maha Mulia.

Ia harus bisa menganggap bahwa bersuci dengan air itu sebagai tanda menyucikan diri dari dosa-dosanya. Hendaklah ia memulai wudhu dengan menyebut nama Allah. Ketika ia berkumur dan menghirup air ke hidung berarti ia membasuh mulutnya dari gunjingan dan dusta seperti membasuhnya dengan air.

Bila ia membasuh muka, maka berarti yang membasuhnya dari pandangan yang haram. Demikian juga pada anggota-anggota badan yang lain, apabila ia telah selesai mengerjakan wudhu, hendaknya ia berdoa dan membaca tasbih kepada Allah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel