Nasihat Untuk yang Sering Mengeluh Selalu Kurang dan Kurang

https://www.abusyuja.com/2020/10/nasihat-untuk-yang-sering-mengeluh-kurang.html
Kesehatan badan merupakan wujud karunia rezeki terbesar yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya. Tidak semua orang diberi kesehatan, maka dari itu, bersyukurlah bagi kita yang masih diberi kesehatan oleh Allah Swt. Sebab, kesehatan merupakan karunia yang tidak ada harganya, tidak dapat dibeli, apa lagi dijual.

Sekaya apa pun seseorang, rumahnya bertingkat, kamar mandinya ber AC, uangnya miliaran bahkan triliunan, kalau memang diberi cobaan oleh Allah berupa sakit koma sampai bertahun-tahun, apalah arti semua harta dunianya?

Sehat merupakan kenikmatan yang tidak ternilai harganya. Saat ia disuguhkan daging bakar impor terbaik di dunia, kalau lidah dan gusinya sariawan (lesi mulut), apalah arti rasa makanan itu. Seenak-enaknya makanan tersebut, tentu akan jadi tidak enak karena rasa sakit pada mulutnya dapat merusak kenikmatan cita rasanya.

Jika demikian, masihkah kita berpikir untuk terus mengeluh terhadap nasib? Masihkah kita berpikir dan merasa bahwa hidup kita ini kurang dan serba kurang? Padahal, apabila kita merenunginya dalam-dalam, setiap makhluk ternyata memiliki kekayaan yang maha dahsyat. Tetapi, banyak dari kita yang tidak menyadari keberadaannya. Kebanyakan malah berasumsi dan berstigma bahwa kekayaan adalah semata-mata tentang kemewahan harta duniawi saja.

Pembaca yang dirahmati Allah, kekayaan memiliki arti yang sangat luas. Rasa senang dan bahagia, kesehatan, kenikmatan, ketenangan batin, semua itu juga termasuk kekayaan.

Bercanda tawa dengan istri, suami dan anak juga termasuk kekayaan. Bahkan, diberi kelancaran BAB (buang air besar) pun juga sebuah kekayaan. Bayangkan, berapa ratus juta yang harus dikeluarkan untuk biaya operasi usus apabila jalur BAB tersumbat, feses-nya memadat dan membusuk di dalam hingga berbulan-bulan. Tidak perlu dirasakan, cukuplah dibayangkan saja.

Saat Allah memberikan cobaan berupa macetnya rezeki, Allah tetap akan memuliakannya apabila ia mau bersabar. Allah telah menjamin rezeki semua makhluk, termasuk hewan melata sekalipun. Dengan berikhtiar dan berdoa, serta dibarengi dengan kerja keras, niscaya Allah akan menjawab setiap tetesan keringat kita. Dan saat Allah memberikan nikmat berupa kekayaan, maka bersyukurlah agar Allah menambah kelipatan atas nikmat tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel