Surat Maryam: Pokok Kandungan, Keutamaan dan Manfaat

https://www.abusyuja.com/2020/10/surat-maryam-pokok-kandungan-keutamaan-manfaat.html
Maryam maksudnya adalah Maryam, ibunda Nabi ‘Isa. Surat ini terdiri atas 98 ayat, dan termasuk dalam golongan surat Makkiyyah. Dalam sebuah riwayatkan disebutkan bahwa Ja’far bin Abu Thalib membacakan permulaan surat ini kepada Raja Najasyi dan para menteri kerajaan, ketika ia dan kaum Muslimin hijrah ke Habsyi.

Surat ini dinamakan Maryam, karena di dalamnya memuat kisah ibunda Nabi Isa, yakni Maryam beserta keajaiban-keajaiban yang dimilikinya, seperti melahirkan Nabi Isa, sedangkan ia adalah seorang perawan yang belum pernah dikawini atau disentuh oleh lelaki mana pun. Penyampaian tentang keajaiban kelahiran Nabi Isa itu diawali dengan kejadian yang ajaib pula, yakni dikabulkannya doa Nabi Zakaria oleh Allah, yakni agar beliau dikaruniai seorang putra sebagai penerus cita-cita dan dakwah beliau. Sedangkan ketika itu usia beliau sangat tua, dan istrinya seorang yang mandul. Kejadian ini bukti tanda kekuasaan Allah.

Pokok Kandungan Surat Maryam

Dan di antara kandungan Surat Maryam ini adalah sebagai berikut:

  1. Menegaskan bahwa Allah kuasa melakukan apa pun yang dikehendaki-Nya;
  2. Menceritakan malaikat Jibril membawa wahyu kepada para Rasul atas perintah Allah;
  3. Menjelaskan bahwa semua manusia akan menghadap Allah di hari kiamat sebagai hamba;
  4. Menceritakan kisah tentang Nabi Ibrahim dan bapaknya;
  5. Menceritakan nabi Ismail dalam janjinya;
  6. Menceritakan nabi Idris yang memiliki kepercayaan kuat dan Nabi Musa adalah hamba pilihan Allah.
  7. Menjelaskan tentang ancaman terhadap orang-orang yang meninggalkan shalat, dan mengikuti hawa nafsu;
  8. Menjelaskan kabar gembira untuk orang-orang yang telah bertobat dan melakukan amal shaleh;
  9. Menceritakan keadaan hamba ketika berada di dalam surga.

Fadhilah dan Khasiat Surat Maryam

Adapun keutamaan dan manfaat Surat Maryam adalah sebagai berikut:

Pertama, termasuk Al-Matsani untuk Rasulullah, sebagai pengganti Injil.

Kedua, ketika direnungi, maka di dalam Surat Maryam ini terdapat banyak sekali ayat berbicara tentang kekuasaan Allah yang dapat melakukan apa pun sesuai dengan kehendak-Nya, sehingga akan memberi keteguhan dan tidak putus asa dengan rahmat Allah. Hal itu juga akan menambah kepercayaan kepada keadilan dan takdir-Nya, sehingga pembacanya akan terbawa ke dalam kebahagiaan dan ketenangan di dunia maupun di akhirat.

Adapun salah satu ayat yang baik untuk perenungan tentang Allah berkuasa melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, meski itu bertentangan dengan hukum alam pada umumnya, adalah:

قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ

قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لأهَبَ لَكِ غُلامًا زَكِيًّا

قَالَتْ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا

قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا

Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". (QS. Maryam: 18)

Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (QS. Maryam: 19)

Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" (QS. Maryam: 20)

Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (QS. Maryam: 21)

Ketiga, orang yang membacanya akan memperoleh kebaikan sebanyak orang yang beriman dan mendustakan Nabi Zakaria, nabi Yahya, Nabi Isa, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishaq dan Nabi Ya’qub, serta diberi serupa dengan kerajaan Nabi Sulaiman di surga.

Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat ini, maka ia akan diberikan kebaikan sejumlah orang yang memohon keturunan kepada Allah, Mahasuci Allah yang tiada Tuhan kecuali Dia, kebaikan sejumlah orang yang beriman dan mendustakan Nabi Zakaria, nabi Yahya, Nabi Isa, Nabi Musa, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishaq dan Nabi Ya’qub, serta ia akan dibangunkan istana di surga, sebuah istana yang lebih luas daripada langit dan bumi di surga Firdaus yang tertinggi, ia dikumpulkan bersama orang-orang yang bertakwa di dalam golongan orang-orang yang terdahulu, ia tidak akan mati hingga Allah memberikan kekayaan kepadanya dan keturunannya, dan di dalam surga ia diberi seperti kerajaan Nabi Sulaiman.”

“Dan barangsiapa yang menulisnya dan mengalungkannya, maka ia tidak akan bermimpi, kecuali kebaikan. Jika menulisnya di tembok rumah, maka dapat mencegah dari bencana dan terpelihara apa yang ada di dalamnya. Sedangkan apabila airnya diminumkan kepada orang yang takur, maka ia akan aman (dari ketakutannya).” (Tafsirul Burhan, Juz 5: 101)

Demikianlah pembahasan mengenai pokok kandungan Surat Maryam lengkap dengan keutamaan dan manfaatnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A'lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel