Surat An-Nahl: Pokok Kandungan, Keutamaan dan Manfaat

https://www.abusyuja.com/2020/10/surat-nahl-pokok-kandungan-keutamaan-manfaat.html
An-Nahl artinya adalah “lebah”. Surat ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyyah. Ia dinamakan An-Nahl karena di dalamnya Allah berfirman, “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah.” Sesungguhnya lebah adalah hewan yang istimewa, karena menghasilkan madu yang memiliki persamaan dengan Al-Qur’an.

Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan ia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia. Sedangkan Al-Qur’an mengandung intisari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada para Rasul sebelumnya dan ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan dan berlaku sepanjang masa, demi menggapai Ni’am, artinya, “nikmat-nikmat”, karena di dalam surat ini memuat berbagai nikmat yang telah dianugerahkan Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Pokok Kandungan Surat An-Nahl

Adapun pokok kandungan Surat An-Nahl adalah sebagai berikut:

  1. Menegaskan bahwa hari kiamat itu pasti ada;
  2. Menjelaskan ke-Esa-an Allah;
  3. Menjelaskan bahwa makhluk bertanggungjawab atas segala amal perbuatannya kepada Allah;
  4. Menjelaskan tentang hukum makanan dan minuman yang haram;
  5. Menjelaskan tentang kewajiban mengikuti perjanjian dan larangan mempermainkan sumpah;
  6. Menjelaskan tentang larangan membuat-buat hukum yang tidak ada dasarnya;
  7. Perintah membaca isti’adzah;
  8. Menceritakan tentang asal muasal kejadian manusia;
  9. Menceritakan tentang nasib para pemimpin di hari kiamat nanti;
  10. Pandangan orang Jahiliah terhadap wanita;
  11. Menjelaskan tentang ajaran moral dan pedoman dakwah dalam Islam;
  12. Menceritakan tentang kisah Nabi Ibrahim.

Fadhilah dan Khasiat Surat An-Nahl

Adapun keutamaan dan manfaat Surat An-Nahl adalah sebagai berikut:

Pertama, termasuk Al-Mu’in, sebagai pengganti Zabur.

Kedua, dapat digunakan untuk wasilah atau doa agar dapat terhindar dari hutang, disembuhkan dari berbagai penyakit, dan terlepas dari berbagai kesulitan hidup.

Untuk memperoleh keutamaan itu adalah dengan membiasakan diri membaca Surat An-Nahl, minimal satu kali dalam sebulan, Insya Allah. Hal ini sebagaimana perkataan Imam Al-Baihaqi yang menyatakan bahwa barangsiapa yang membaca Surat An-Nahl setiap bulannya, maka ia akan terhindar dari bahaya hutang-piutang dunia, terbebas dari berbagai musibah, seperti gila, penyakit belang, dan kusta, serta nantinya ia akan memperoleh tempat di surga yang letaknya di bagian tengah-tengah surga.

Ketiga, sebagai wasilah agar terhindar dari kerugian tujuh puluh jenis bala. Barangsiapa yang membaca Surat An-Nahl di setiap bulan, maka ia akan terjaga dari kerugian di dunia dan tujuh puluh jenis bala, di mana di antara bala yang paling hina adalah gila, lepra dan kusta. Dan tempat tinggalnya adalah surga ‘Adn, yaitu surga yang berada di tengah-tengah surga lainnya. (Tsawabul-A’mal: 136)

Keempat, tidak akan dihisab atas kenikmatan yang diterima

Nabi Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat ini, maka Allah tidak akan menghisabnya atas kenikmatan yang diberi kepadanya, dan jika ia meninggal pada haru atau malam di mana ia membacanya, maka ia memperoleh pahala orang yang meninggal dengan meninggalkan wasiat baik,” (Tafsirul-Burhan, Juz 4: 426)

Demikianlah pembahasan mengenai pokok kandungan Surat An-Nahl lengkap dengan Fadhilah (keutamaan) dan manfaatnya (khasiat). Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A’lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel