Definisi Ilmu Kalam Menurut Para Ahli

https://www.abusyuja.com/2020/12/definisi-ilmu-kalam-menurut-para-ahli.html
Berbicara masalah ilmu kalam, pokok kajiannya lebih mengarah pada suatu pemikiran untuk mempertahankan Islam dari berbagai ancaman maupun tantangan dari luar. Para ahli ilmu kalam menjadikan problema-problema atau persoalan-persoalan teologis sebagai topik diskusi dengan menawarkan berbagai argumentasi yang rasional untuk mempertahankan pendirian mereka.

Sebagaimana judul di atas, kami ingin memaparkan sedikit mengenai definisi dari ilmu kalam menurut beberapa ahli serta beberapa ruang lingkup ilmu kalam yang sampai sekarang masih diperdebatkan.

Definisi Ilmu Kalam

Menurut Syekh Muhammad Abduh ilmu kalam adalah ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat wajib yang ada bagi-Nya, sifat-sifat Jaiz yang  disifatkan bagian-Nya, dan sifat-sifat yang tidak ada bagi-Nya, juga membahas tentang rasul-rasul Allah untuk menetapkan kebenaran risalahnya, apa yang wajib ada pada dirinya, hal-hal yang dihubungkan pada diri mereka, dan hal-hal terlarang yang dihubungkan pada diri mereka.

Sedangkan menurut Ibnu Khaldun, ilmu kalam adalah ilmu yang berisi alasan-alasan untuk mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman dengan menggunakan dalil-dalil pikiran dan berisi bantahan-bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng dari kepercayaan Salaf dan Ahlussunnah.

Sedangkan menurut Al-Farabi, ilmu kalam adalah ilmu yang membahas tentang zat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang mungkin, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang berlandaskan doktrin Islam.

Alasan Mengapa Dinamakan Ilmu Kalam

Adapun alasan-alasan mengapa ilmu ini disebut ilmu kalam adalah:

Pertama, masalah yang dibicarakan adalah Firman atau kalam Allah dan non azalinya Al-Qur’an.

Kedua, yang digunakan para mutakallimin adalah pikiran. Dalam hal ini tampak jelas dalam pembicaraan-pembicaraan para mutakalimin, para ahli ilmu kalam terkadang tidak langsung kembali kepada dalil naqli (Al-Qur’an dan hadis), kecuali sesudah menetapkan kebenaran pokok persoalan tersebut.

Ketiga, kalau dicermati, cara pembuktian kepercayaan-kepercayaan agama hampir sama dengan logika dalam filsafat, hanya karena dalam pembuktian dalam soal-soal agama ini dinamai ilmu kalam untuk membedakan dengan logika dalam filsafat.

Nama-Nama Lain dari Ilmu Kalam 

Selain bernama ilmu kalam, ilmu ini juga disebut dengan ilmu Tauhid atau ilmu Ushuluddin. Pertama, alasan dinamakan ilmu tauhid karena pokok pembahasannya memfokuskan kepada keesaan Allah, baik zat maupun perbuatan-Nya. Kedua, disebut ilmu Aqidah atau Ushuluddin karena banyak membicarakan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kepercayaan-kepercayaan dan dasar-dasar ajaran agama. Bagi orang-orang Kristen, Ilmu kalam disebut sebagai ilmu geologi.

Adapun beberapa masalah yang sampai sekarang masih dijadikan sebagai bahan perdebatan dalam ilmu Kalam adalah sebagai berikut: 

Pertama tentang Khilafah, polemik ini bermula dari ketidakpuasan kelompok tertentu mengenai pengganti khalifah setelah Utsman bin Affan wafat.

Yang kedua tentang ke-qadim-an Al-Qur’an, dalam hal ini kalangan mutakallimin berdebat apakah Al-Qur’an itu sesuatu yang qadim atau sesuatu yang hadis.

Yang ketiga tentang sifat-sifat Allah, yaitu berkisar tentang kehendak, keadilan, dan lain-lain.

Dan yang terakhir adalah tentang melihat Allah di akhirat. melihat tersebut secara fisik atau rohani.

Itulah beberapa definisi dari kalam menurut para ahli serta beberapa masalah ilmu kalam yang masih diperdebatkan sampai sekarang. Semoga bermanfaat. Wallahu A'lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel