Pengertian Tobat, Wara’, Zuhud, Fakir, Sabar, Tawakal dan Ridha

https://www.abusyuja.com/2020/12/pengertian-tobat-wara-zuhud-fakir-sabar-tawakal-ridha.html
Sesuai judul di atas, Tobat, Wara’, Zuhud, Fakir, Sabar, Tawakal dan Ridha merupakan lingkup dari maqamat tasawuf, yaitu suatu jalan panjang yang berjenjang yang harus ditempuh seseorang agar semakin dekat dengan Allah Swt.

Dan berikut maqamat-maqamat tasawuf menurut Abu Nasr Az Sarraj dengan beruntun sebagai berikut:

1. Tobat

Taubat artinya “kembali”. Secara istilah, tobat adalah memohon ampun kepada Allah Swt. atas segala dosa dan kesalahan dan berjanji dengan sungguh-sungguh dan tidak akan mengulangi perbuatan dosa tersebut lagi, kemudian diikuti dengan melakukan amal-amal kebajikan.

2. Wara’

Wara’ atinya “saleh”. Secara istilah, wara’ adalah menghindari diri dari perbuatan-perbuatan dosa atau menjauhi hal-hal yang tidak baik dan syubhat (tidak jelas hukum halal-haramnya). Menurut para sufi, wara’ adalah menghindari jauh-jauh segala yang di dalamnya terdapat keragu-raguan antara halal dan haram (syubhat).

3. Zuhud

Zuhud secara bahasa adalah tidak ingin terhadap sesuatu yang bersifat keduniawian. Sedangkan secara istilah adalah seseorang yang lebih mengutamakan dan sangat merindukan kebahagiaan hidup di akhirat, bahagia dan kekal serta abadi, daripada mengejar kehidupan dunia yang fana.

4. Fakir

Secara bahasa, fakir adalah orang yang membutuhkan, berhajat, atau orang miskin. Sedangkan secara istilah, fakir adalah tidak meminta daripada yang telah menjadi haknya, tidak banyak mengharap dan memohon rezeki, kecuali hanya untuk menjalankan kewajiban-kewajiban dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

5. Sabar

Sabar adalah menghindari diri dari hal-hal yang bertentangan dengan apa yang dilarang Allah, ia tenang ketika mendapatkan cobaan, dan menampakkan sikap perwira walaupun sebenarnya berada dalam kefakiran dalam bidang ekonomi. Sabar sendiri ada kalanya sabar dalam menjalankan perintah-perintah Allah, sabar dalam menjauhi segala larangan-larangan-Nya, dan sabar dalam menerima segala cobaan-cobaan yang ditimpakan-Nya kepadanya.

6. Tawakal

Tawakal adalah penyerahan diri seorang hamba kepada Allah setelah ada usaha maksimal. Proses tawakal bisa dijalankan asalkan seseorang telah melakukan usaha dengan maksimal dan tidak mengharapkan sesuatu kecuali menerima segala ketentuan dari Allah atas usahanya tersebut.

7. Ridha

Ridha dari segi bahasa adalah rela, suka, atau senang. Menurut Harun Nasution, ridha dapat diartikan tidak berusaha, tidak menentang qadha’ dan qadar Allah, menerima qadha’ dan qadar dengan hari senang, mengeluarkan perasaan benci dari hati sehingga yang tinggal di dalamnya hanya perasaan senang dan gembira, merasa logowo ketika ditimpa malapetaka, sebagaimana gembira ketika mendapatkan nikmat.

Itulah penjelasan singkat mengenai Tobat, Wara’, Zuhud, Fakir, Sabar, Tawakal dan Ridha dalam Islam. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel