Surat Ar-Rahman: Pokok Kandungan, Keutamaan Serta Manfaatnya

https://www.abusyuja.com/2021/01/surat-ar-rahman-pokok-kandungan-keutamaan-manfaat.html
Ar-Rahman sendiri artinya “Zat Yang Maha Pemurah”. Surat Ar-Rahman terdiri atas 78 ayat, termasuk dalam golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan setelah Surat Ar-Ra’d. Ia dinamakan Surat Ar-Rahman karena merujuk pada lafaz ar-rahman yang terdapat pada ayat pertama.

Ar-Rahman adalah salah satu dari nama Allah (Asmaul Husna), sehingga sebagian besar dari surat ini menerangkan tentang kemurahan Allah kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan berbagai nikmat yang tidak terhingga, baik di dunia maupun di akhirat.

Pokok Kandungan Surat Ar-Rahman

Adapun pokok kandungan dari Surat Ar-Rahman adalah sebagai berikut:

  1. Menjelaskan bahwa Allah mengajar manusia pandai bicara;
  2. Menjelaskan bahwa pepohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah;
  3. Menjelaskan bahwa semua makhluk akan binasa kecuali Allah;
  4. Menjelaskan bahwa alam semesta adalah nikmat Allah untuk makhluk-Nya;
  5. Menjelaskan bahwa manusia diciptakan dari tanah dan jin dari api;
  6. Menjelaskan kewajiban mengukur, menakar, dan menimbang dengan adil;
  7. Menjelaskan bahwa manusia dan jin tidak bisa melepaskan diri dari kekuasaan Allah;
  8. Menjelaskan bahwa banyak umat manusia yang tidak menyukuri nikmat-Nya;
  9. Menceritakan beberapa nubuat yang akan terjadi di masa depan.

Keutamaan dan Manfaat Surat Ar-Rahman

Adapun fadhilah dan khasiat dari Surat Ar-Rahman adalah sebagai berikut:

Pertama, termasuk Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai tambahan, sehingga beliau diberi keutamaan lebih jika dibandingkan dengan nabi-nabi sebelumnya.

Kedua, merupakan salah satu surat yang dibicarakan Rasulullah Saw. kepada kaum jin.

Jabir meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. pernah keluar menerima para sahabat, lalu beliau membacakan Surat Ar-Rahman kepada mereka. Namun mereka hanya terdiam saja. Oleh karena itu, Rasulullah Saw. bersabda,

Sesungguhnya aku telah membaca surat ini (Surat Ar-Rahman) kepada para jin ketika mereka berkumpul kepadaku, maka tanggapan mereka lebih baik daripada kalian. Ketika aku membaca sampai ayat, ‘maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?’, Maka mereka menjawab, ‘ Ya Allah, sungguh tiada sedikit pun dari nimat-Mu yang kami dustakan. Maha suci Allah untuk-Mu.’” (HR. Tirmidzi: 5/399)

Ketiga, dapat memberi syafaat kepada para pembacanya di hari kiamat, dengan izin Allah.

Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Janganlah kalian menolak membaca Surat Ar-Rahman dan tetaplah membacanya, karena ia tidak akan menetap di hati orang-orang munafik. Ia (Surat Ar-Rahman) akan datang menghadap Tuhannya di hari kiamat dalam rupa manusia, dalam sebaik-baiknya bentuk, dan bau yang sangat harum. Hingga berdiri di sisi Allah, di mana tiada siapa pun yang lebih dekat kepada Allah daripadanya, lalu Allah berfirman kepadanya, ‘Siapakah orang yang senantiasa membacanya selama hidup di dunia?’ Maka ia menjawab, ‘Wahai Tuhanku, Fulan dan Fulan.’ Lalu wajah mereka (pembaca Surat Ar-Rahman) menjadi bersinar. Lalu Allah berfirman kepada mereka, Kalina berilah syafaat (pertolongan) kepada orang-orang yang kalian cintai.’ Lalu mereka pun memberi syafaat, sehingga tiada seorang pun yang datang kepada mereka dan tiada seorang pun yang memberi syafaat kepadanya. Lalu Allah berfirman kepada mereka, ‘Masuklah kalian ke surga, dan menetaplah kalian di dalamnya selama yang kalian inginkan.’” (Tsawabul A’mak: 145)

Keempat, pembacanya mendapatkan pahala mati syahid.

Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca Surat Ar-Rahman, lalu ketika sampai ayat:

فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Ia membaca,

‘Tiada sesuatu pun dari nikmat-Mu yang akan aku dustakan’

Apabila ia membacanya di waktu malam, lalu meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan syahid. Dan apabila ia membacanya di waktu siang hari, lalu meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan syahid.” (Tsawabul A’mal: 145)

Kelima, memperoleh keamanan, kemudahan dalam kesulitan dan disembuhkan dari penyakit mata.

Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang menulisnya dan mengalungkannya, maka ia akan merasa aman, dimudahkan dari semua kesulitan. Dan jika dikalungkan kepada orang yang menderita sakit mata, maka ia sembuh dengan izin Allah.(Tafsirul Burhan, Juz 7: 382)

Keenam, dapat dijadikan wasilah untuk pelindung dari segala macam penyakit dan mengobati penyakit gila (stres, penyakit psikis).

Adapun caranya yaitu dengan membaca Surat Ar-Rahma ayat 35 secara istiqamah.

Itulah pembahasan singkat mengenai pokok kandungan, keutamaan, serta manfaat dari Surat Ar-Rahman. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A’lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel