8 Macam Aliran dan Paham Akidah dalam Islam

https://www.abusyuja.com/2020/12/8-macam-aliran-dan-paham-akidah-dalam-Islam.html
Pada pembahasan sebelumnya, kami sempat menyinggung soal aliran Syiah, Khawarij dan Sunni yang merupakan aliran yang muncul akibat imbas dari perseteruan politik antara khalifah Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abu Sufyan. Akibat politik itu juga, maka muncullah beberapa aliran-aliran baru dalam Islam yang merambah pada ranah akidah. Berikut adalah 8 aliran-aliran Islam yang perlu Anda ketahui.

1. Syiah

Golongan ini sangat fanatik kepada khalifah Ali bin Abi Thalib dan keturunannya. Mereka berkeyakinan bahwa tidak ada seorang pun yang berhak memegang dan menduduki jabatan kekhalifahan kecuali dari keturunan Ali. Jika orang yang mengakui khalifah bukan dari keturunan Ali, berarti merampas hak kekuasaan dan kekhalifahannya dianggap tidak sah. Tetapi akhirnya golongan ini dimasuki pula oleh unsur-unsur yang menyimpang dari pokok-pokok agama Islam.

2. Khawarij

Golongan ini pada mulanya adalah pengikut setia khalifah Ali bin Abi Thalib, namun mereka memisahkan diri akibat kecewa dan tidak setuju dengan kebijakan Ali dalam hal menerima perdamaian dengan Mu’awiyah pada peristiwa tahkim (arbitrase) saat Perang Shiffin. 

Dalam hal akidah, mereka berpendapat bahwa orang yang meninggalkan dosa besar atau orang yang meninggalkan kewajiban-kewajiban yang sampai mati belum sempat bertobat, maka orang tersebut dihukumi keluar dari Islam dan menjadi kafir. Jadi mereka abadi dalam neraka.

3. Qadariyah

Qadariyah merupakan salah satu bentuk paham yang ekstrem dalam Islam. Pokok pemahamannya adalah bahwa usaha dan gerak perbuatan manusia ditimbulkan sendiri, atas kuasanya sendiri, jadi bukan dari Allah Swt.

Tiga tokoh pencetus aliran Qadariyah adalah Ma’bad Al-Juhainy, Ghailan al al-Dimasyqi dan Al-Ja’du bin Dirham. Ketiganya hidup pada masa Daulah Dinasti Umayah dan semuanya mati terbunuh.

4. Jabariyah

Jabariyah juga merupakan salah satu paham ekstrem Islam. Paham ini berlawanan dari paham Qadariyah. Aliran yang dipelopori Jaham bin Shafwan  ini berpendapat bahwa hidup manusia ini sudah ditentukan oleh Allah Ta’ala. Segala gerak yang dilakukan manusia adalah semata-mata dari Allah, dan manusia tidak memiliki kuasa atas dirinya sendiri.

Apapun yang digerakkan manusia, semuanya tidak ada campur tangan dari manusia, akan tetapi semata-mata hanya dari Allah. Mereka juga berpendapat bahwa Allah tidak memiliki sifat (meniadakan sifat Allah). Pemimpin golongan ini akhirnya terbunuh di daerah Khurasyan.

5. Murjiah

Salah satu paham Murjiah yang paling ekstrem adalah kemaksiatan tidaklah menghilangkan keimanan atau tidak memberi bekas terhadap keimanan seseorang, sebagaimana ketaatan, tidak memberi pengaruh kepada orang kafir. Berikut adalah dua paham paling ekstrem yang diterapkan dalam golongan Murjiah:

Pertama, pengakuan Iman Islam cukuplah di dalam hatinya saja dan tidak dituntut untuk membuktikan keimanan dengan perbuatan. Kedua, selama seorang muslim masih meyakini dua kalimat syahadat, apabila ia berbuat dosa besar, maka ia tidak tergolong kafir dan hukuman mereka ditangguhkan di akhirat dan hanya Allah yang berhak menghukum.

6. Karamiyah

Golongan ini berpendapat bahwa yang diwajibkan bagi setiap muslim hanyalah pengakuan lisan saja atas kebenaran rasul. Artinya cukuplah seseorang dengan mengucapkan dua kalimat syahadat saja, sekalipun tanpa amal dan tanpa tashdiq dalam hati.

7. Mu’tazilah

Golongan ini berpendapat bahwa orang Islam yang mengerjakan dosa besar, atau meninggalkan kewajiban-kewajiban, yang sampai matinya belum sempat bertobat, maka orang itu dihukumi keluar dari Islam, tetapi tidak menjadi kafir. Khusus untuk golongan ini insya Allah akan kami bahas pada artikel berikutnya.

8. Ahlussunnah Wal Jamaah

Kelompok ini adalah kelompok kita, kelompok Aswaja. Pemahaman Aswaja adalah bahwa yang dihukumkan orang Islam, adalah orang yang memenuhi syarat tiga, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lisan, dan dikuti dengan kepercayaan hati dan dibuktikan dengan amal.

Baca juga: 10 Aliran dalam Islam

Ahlusunah Wal Jamaah (ASWAJA) adalah aliran yang mengikuti ajaran Nabi dan Sahabat-sahabatnya. Ahlusunah Wal Jamaah sendiri terbagi menjadi dua kata, yaitu Ahlusunah dan Jamaah. Ahlusunah adalah thariqah atau metode Nabi Muhammad SAW. Sedangkan menurut jumhur ulama, as-sunnah adalah jalan yang ditempuh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya yang selamat dari Syubhat dan Syahwat. Sedangkan jamaah adalah segala sesuatu yang telah menjadi kesepakatan para sahabat Rasulullah SAW pada masa Khulafaur Rasyidin.

Demikianlah 8 aliran dalam Islam yang perlu anda ketahui. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat. Wallahu A'lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel