Tata Cara Memandikan Jenazah Laki-laki dan Perempuan Lengkap

Tata Cara Memandikan Jenazah Lengkap_Mengurus jenazah merupakan permasalahan yang sangat penting. Kita sebagai umat Islam diwajibkan (Fardhu Kifayah) mengurus jenazah. Jadi jenazah memiliki hak untuk dirawat sedangkan umat Islam berkewajiban mengurusnya sesuai ketentuan yang sudah berlaku.
https://www.abusyuja.com/2019/10/tata-cara-memandikan-jenazah-lengkap.html
Islam sendiri tidak hanya mengatur perkara yang berkaitan dengan orang yang masih hidup saja, melainkan juga mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan orang yang meninggal. Bahkan di Islam juga mengatur bagaimana sikap kita apabila seseorang sedang mengalami sakit dan memiliki kemungkinan akan meninggal.

Sikap yang perlu dilakukan ketika sedang sakit yang dimungkinkan akan meninggal

Setidaknya ada 3 (Tiga) sikap yang telah dijelaskan dalam Islam ketika kita menghadapi permasalahan seperti di atas.

  • Jika masih ada kewajiban yang harus di tunaikan hendaklah dirinya bersegera mungkin menunaikan. Dan apabila ia tidak sanggup hendaklah mewasiatkan kepada orang yang terpercaya.
  • Selalu berdoa agar Allah Mengampuni segala dosa-dosanya yang selama ini dilakukan.
  • Bagi orang yang sakit hendaklah ikhlas atau rela dengan penyakit yang menimpanya, selalu bersabar dan perbanyak membaca Istighfar.
Jika orang sakit tadi meninggal, maka kewajiban umat Islam terhadap jenazah itu adalah mengurusnya. Berikut tata cara mengurus jenazah lengkap sesuai ketentuan yang diatur oleh syariat Islam.

Tata Cara Memandikan Jenazah Lengkap

Didalam pengurusan jenazah setidaknya ada 4 (Empat) tahap, yaitu Memandikan, Mengkafani, menshalati dan menguburkan. Keempat hal tersebut merupakan kewajiban yang masuk dalam fardhu kifayah, artinya adalah kewajiban yang apabila sudah dikerjakan oleh sebagian orang, maka kewajiban sebagian orang yang lain gugur.

Memandikan Jenazah

Salah satu kewajiban kita dalam pengurusan jenazah adalah memandikannya. Dan yang wajib dimandikan hanyalah jenazah yang tidak dalam keadaan mati Syahid, yaitu orang yang mati karena peperangan fi sabilillah melawan orang-orang non muslim. 

Orang yang memandikan jenazah hendaklah orang-orang terdekatnya seperti keluarga si jenazah. Apabila orang terdekatnya tidak tahu cara memandikan jenazah, maka hendaklah dimandikan oleh orang-orang sesama jenisnya, seperti jenazah laki-laki dimandikan oleh laki-laki dan jenazah perempuan dimandikan oleh perempuan juga. 

Baca juga :

Alat-alat yang dibutuhkan untuk memandikan jenazah

Berikut alat-alat yang diperlukan dalam memandikan jenazah. Diantaranya yaitu :

  1. Meja, dipan atau tempat tidur lainnya yang digunakan untuk meletakkan jenazah.
  2. 2 Gentong besar yang di isi air suci atau ember-ember yang diisi air secukupnya.
  3. Gayung secukupnya
  4. Teko atau ceret yang digunakan untuk mewudhukan jenazah.
  5. Air Bersih
  6. Sabu Mandi
  7. Sarung Tangan
  8. Kapas atau sobekan kain
  9. Air kapur Barus

Syarat jenazah yang boleh dimandikan

  1. Setelah mengetahui alat-alat yang digunakan untuk memandikan jenazah, kita beralih ke syarat-syarat jenazah yang boleh dimandikan. Diantaranya yaitu :
  2. Beragama Islam
  3. Masih memiliki jasad atau tubuh meskipun hanya sebagian
  4. Bukan jenazah sebab mati syahid
  5. Tidak jenazah bayi yang dalam keguguran

Syarat orang yang memandikan jenazah

Setidaknya ada 7 (Tujuh) syarat orang yang memandikan jenazah. Berikut ketentuannya :

  1. Beragama Islam, Baligh dan berakal
  2. Mempunyai Niat untuk memandikan jenazah
  3. Mengetahui hukum dan tata cara memandikan jenazah sesuai syariat Islam
  4. Orang yang memandikan harus sesama jenisnya
  5. Boleh seorang istri memandikan jenazah suaminya atau sebaliknya.
  6. Jika jenazah seorang laki-laki berusia 7 Tahun kebawah, maka boleh seorang wanita ikut memandikannya. Dan apabila jenazah seorang perempuan boleh dimandikan oleh laki-laki apabila umurnya di bawah 3 tahun.
  7. Apabila ada jenazah perempuan meninggal dan tidak ada orang lagi selain laki-laki yang bukan mahramnya, maka boleh baginya ditayamumkan saja atau langsung dikuburkan.

Tata Cara Memandikan Jenazah Perempuan dan Laki-laki


  1. Hal pertama ketika anda ingin memandikan adalah menghadapkan jenazah ke arah kiblat, kemudian tutuplah tubuh jenazah dengan kain sarung atau sejenisnya, termasuk bagian muka jenazah sembari niat memandikan jenazah.
  2. Langkah kedua adalah menaikkan posisi kepala dari badannya supaya air tidak masuk ke rongga-rongga mulut ataupun hidung.
  3. Apabila dimandikan di atas dipan,  sebaiknya posisi kepala mayat agak ditinggikan, kemudian sandaran punggung dibuat agak miring agar dapat mempermudah pengurutan atau penggosokan pada bagian perut agar kotoran bisa keluar.
  4. Saat memandikan, jangan lupa menekan-nekan atau mengurut perut jenazah supaya kotoran dapat keluar, dan jangan lupa lakukan dengan pelan-pelan kecuali jenazah yang hamil. Dan apabila kotorannya keluar, bersihkan dengan sobekan kain yang sudah kita siapkan tadi.
  5. Kemudian siramkan air ke seluruh tubuh jenazah dari kepala hingga ujung kaki dengan mendahulukan anggota kanan dan mengakhirkan anggota kiri sebanyak bilangan ganjil seperti 3, 5, 7 dan seterusnya.
  6. Pada saat memandikan jenazah, kita harus memperlakukannya dengan lembut termasuk dalam hal membalik, menggosok, menekan, memijat sendi-sendi dan segala sesuatu yang dilakukan sebagai rasa memuliakan.
  7. Kemudian siramlah seluruh permukaan rambut dan kulit jenazah hingga merata sampai ke sela-sela jari dan lipatan-lipatan kulit dengan air Kapur barus atau sabun. dan disunnahkan melakukannya dari arah kanan terlebih dahulu
  8. Selanjutnya telinga dibersihkan dan rambutnya disisir. Apabila ada rambut yang rontok,  hendaklah menyatukannya kembali ketika jenazah sudah dibungkus kain kafan.
  9. Jangan lupa untuk membasuh dan menggosok wajah dengan air sabun atau air kembang secara merata, Bersihkan pula lubang hidung dan lubang telinga.
  10. Dan yang terakhir bersihkan Mulut, gigi dan kuku jenazah dengan jari-jari orang yang memandikan, dan jangan lupa untuk menggunakan sapu tangan yang sudah kita siapkan tadi. 
Itulah Tata Cara Memandikan Jenazah Lengkap. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel