Pengaruh Aliran Maturidiyyah di Dunia Islam

Pengaruh Aliran Maturidiyyah di Dunia Islam_Aliran al Maturidiyyah telah meninggalkan pengaruh yang cukup besar dalam dunia islam. Hal ini dapat dipahami karena Manhaj yang memiliki ciri mengambil sikap tengah antara dalil Aqli dan dalil Naqli. Baca juga :


Keistimewaan yang juga dimiliki aliran Al Maturidiyyah yaitu apabila ada perselisihan atau perdebatan, mereka (pengikut Al Maturidi) tidak sampai saling mengkafirkan seperti yang pernah terjadi di kalangan khawarij, Rawafidh dan Qodariyah. Aliran ini juga dianut oleh beberapa golongan Hanafiyyah.

https://www.abusyuja.com/2019/09/pengaruh-aliran-maturidiyyah-di-dunia-islam.html

Tokoh-Tokoh Aliran Maturidiyyah

Tokoh-tokoh aliran Maturidiyyah yang berjasa dan berpengaruh besar bagi perkembangan Islam diantaranya yaitu:

  1. Abu al-Mukmin an-Nasafi ( 508 Hijriah/ 1114 Masehi). Beliau merupakan tulang punggung Maturidiyyah yang belakangan ini menegaskan bahwa menciptakan adalah hak Allah sedangkan kasb (pendekatan makna) adalah hak manusia.
  2. Abu Al Yasr Muhammad bin Muhammad bin Abdul Karim Al-Bazdawi (421- 493 Masehi). Beliau merupakan tokoh yang berjasa dalam mengembangkan aliran Maturidiyyah, namun beberapa pendapatnya Justru lebih dekat dengan aliran Al Asy'ari. Aliran Maturidiyyah sendiri terbagi menjadi dua, yang pertama adalah Maturidiyyah Samarkand pengikut Abu Mansur Al Maturidi, dan yang kedua adalah Maturidiyyah Bukhara pengikut Al Bazdawi.

Ulama-Ulama Aliran Maturidiyyah

Berikut ulama-ulama aliran Maturidiyyah yang terkenal antara lain:

  1. Abu al-Yasr al-Bazdawi (421-493 H). Beliau merupakan penulis Kitab Usul ad-Din.
  2. Najmuddin Umar an-Nasafi (462-537 H)
  3. Nuruddin as-Sabhuni (W. 580 H)
  4. Kamal Ibnu al-Hamam (790-861 H)
  5. Mulla Ali Al Qori (W. 1014 H)
  6. Abu al-Mu'min an-Nasafi (438-508 H)
Abu Al Mukmin an-Nasafi sendiri merupakan tokoh aliran Maturidiyyah yang memiliki ciri khas sama seperti Al Ghazali dari aliran Asy'ari. kitab Tabshirah al-Adillah merupakan karya terbesar dalam kehidupan beliau. Untuk mengkaji aliran Maturidiyyah, kitab Tabshirah al-Adillah merupakan kitab terpenting kedua setelah kitab At Tauhid. Kitab tersebut menjelaskan tentang prinsip-prinsip aliran Maturidiyyah dan prinsip-prinsip yang melawan aliran lain, khususnya Mu'tazilah. 

Itulah pembahasan mengenai Pengaruh Aliran Maturidiyyah di Dunia Islam. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat.

Diterbitkan oleh : Abusyuja

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel