Shalat Istisqa Bisa Jadi Solusi untuk Kebakaran Hutan

Shalat Istisqa, solusi kebakaran hutan_Shalat Istisqa adalah shalat sunnah yang dilakukan untuk meminta hujan dengan cara shalat 2 rakaat dan berdoa kepada Allah ketika sedang terjadi kemarau panjang, susah air maupun bencana alam seperti kebakaran hutan.

Akhir-akhir ini, banyak sekali lokasi-lokasi di Indonesia yang sedang di timpa musibah kebakaran hutan. Pemerintah juga sudah sigap dalam menangani persoalan ini, dan sudah mengirim tim khusus serta beberapa sukarelawan dari elemen masyarakat. Baca juga :


Bagi kita yang belum bisa membantu langsung kelapangan, kita bisa membantu mereka dengan cara berdoa agar saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah selalu diberikan kesehatan.
https://www.abusyuja.com/2019/09/shalat-istisqa-bisa-jadi-solusi-untuk-kebakaran-hutan.html
Selain mendoakan, kita disunnahkan melaksanakan shalat Istisqa', yaitu shalat untuk meminta hujan.
Hukum shalat Istisqa adalah sunnah, apabila terjadi kemarau panjang, sumber air mulia mengering dan lain-lain. Tetapi pada musim hujan (banyak air), kita tidak disunnahkan melakukan shalat Istisqa, karena shalat ini sebenarnya dikhususkan untuk Thalabu Suqya (mencari air).

Cara shalat Istisqa 

  • Salat Istisqa sendiri tata cara pelaksanaannya hampir sama dengan salat hari raya, ya itu dilakukan 2 rakaat 1 kali salam. rokaat pertama takbir sebanyak 7 Kali sedangkan rakaat kedua maka takbir sebanyak 5 kali.
  • Setelah salat dua rakaat, disunahkan  melaksanakan berkhotbah. khutbah pertama, sang Khatib membaca istighfar 9 kali, sedangkan di khutbah yang kedua, Imam atau khotib diharuskan membaca istighfar 7 Kali.
  • Shalat ini boleh dilakukan berkali-kali, jadi apabila hujan belum turun, kita tetap disunnahkan mengulanginya hingga Allah menurunkan hujan.

Amalan sebelum melaksanakan shalat Istisqa

Sebelum melaksanakan salat Istisqo,  Imam atau pemimpin masyarakat disunnahkan memerintahkan jamaahnya untuk melakukan beberapa hal, di antaranya yaitu bersedekah, menjauhi kedzaliman atau kejahatan, memaafkan satu sama lain, berpuasa selama tiga hari sebelum pelaksanaan salat dan bertobat.

Selain itu, ada beberapa  ketentuan lain sebelum melaksanakan salat Istisqo. Di antaranya yaitu :
  • Melaksanakan salat dalam keadaan berpuasa
  • Tidak memakai wangi-wangian atau  parfum 
  • Tidak diperbolehkan merias diri
  • Boleh memakai perhiasan
  • Tidak boleh memakai pakaian yang mewah
  • Memakai pakaian yang sederhana
  • Mengajak anak-anak kecil dan lansia
Untuk penjelasan mengenai tata cara shalat istisqa, kami sudah membuatkan pembahasan khusus tenang topik tersebut. Baca juga : Tata Cara Shalat Istisqa/Minta Hujan dan Bacaannya.

Diterbitkan oleh : Abu Syuja

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel