Doa Ketika Mendengar Petir atau Halilintar

Abusyuja.com_Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan doa apabila anda mendengar dentuman petir yang sangat keras dan menakutkan. Hujan terkadang tidak sendiri, biasanya ia akan membawa beberapa kawannya seperti halilintar, guntur, kilat, petir, bahkan angin kencang.

Apabila anda mendengar dentuman petir yang menggelegar dan angin kencang secara terus menerus, anda dianjurkan untuk membaca doa ini:
https://www.abusyuja.com/2020/02/doa-ketika-mendengar-petir-atau-halilintar.html
Latin: RABBANAA LAA TAQTULNAA BI GHADHABIKA WA LAA TUHLIKUNAA BI 'ADZAABIKA WA 'AAFINAA QABLA DZAALIK.

Artinya: "Wahai Tuhanku, jangan engkau membunuh kami dengan kemarahan-Mu dan janganlah engkau membinasakan kami dengan azab-Mu dan maafkanlah kami sebelum itu."

Baca juga:
Menurut riwayat Turmudzi, Rasulullah Saw. selalu membaca dzikir ini kala mendengar suara halilintar. 

Kerusakan harta benda dan kematian manusia yang disebabkan oleh sambaran petir di negara kita relatif tinggi, mulai dari meninggalnya petani yang sedang menggarap sawah, sampai terhentinya produksi sebuah kilang minyak disebabkan oleh sambaran petir, baik langsung maupun tidak langsung, melalui radiasi, konduksi, atau induksi gelombang elektro magnetik. Seiring dengan kemajuan teknologi yang berkembang, semakin besar pula kerusakan yang diakibatkan oleh sambaran petir.

Petir atau halilintar ini biasanya muncul pada musim hujan di mana langit muncul kilat cahaya sesaat yang menyilaukan yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dengan kecepatan cahaya.

Oleh karena itu, doa ini sangatlah dianjurkan dibaca saat terjadi halilintar, agar kita terhindar dari bahaya yang mengancamnya. Itulah pembahasan mengenai doa ketika mendengar petir atau halilintar. Jangan lupa bagikan artikel ini apabila bermanfaat. Cukup sekian dari kami kurang lebihnya mohon maaf. Wallahu A'lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel