Doa Supaya Setan Takut Kepadamu

Abusyuja.com_Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan doa agar setan takut kepada kita, benci terhadap kita, bahkan menghindar dari kita. Abu Hurairah berkata, Rasulullah Saw. bersabda, "Dalam surat Al-Baqarah terdapat satu ayat yang merupakan raja dari semua ayat Al-Qur'an, yang manakala dibaca dirumah yang di dalamnya ada setan, maka setan tersebut pasti akan kabur dari rumah tersebut, yaitu ayat kursi."
https://www.abusyuja.com/2020/02/doa-supaya-setan-takut-kepadamu.html
Apa yang dikatakan Rasulullah tersebut dialami sendiri oleh Abu Hurairah. Dia pernah ditugaskan oleh Rasulullah Saw. untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seorang yang hendak mencuri makanan. Karena kepintaran Abu Hurairah, pencuri itu berhasil ditangkapnya.

"Aku akan adukan kamu pada Rasulullah!" gerak Abu Hurairah.

Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek,  "Saya ini orang miskin, tanggungan keluarga saya sangat banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan itu."

Baca juga:

Pencuri itu pun dilepaskan. Bahkan zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin? Hanya saja cara orang itu memang keliru. Batin Abu Hurairah.

Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kejadian itu kepada Rasulullah. Maka, bertanyalah beliau kepadanya, "Apa yang dikatakan oleh tawananmu semalam?"

'Ya Rasulullah, ia berkata kalau ia orang miskin, keluarganya banyak, dan ia sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu, diterangkan pula bahwa ia kasihan pada pencuri tersebut sehingga ia dilepaskannya.

"Bohong dia. Nanti malam dia akan datang lagi." Kata Rasulullah.

"Karena Rasulullah berkata begitu, maka pejaganya diperketat dan kewaspadaan pun ditingkatkan. Benar juga, pencuri itu kembali mengambil makanan seperti kemarin. Dan, kali ini pun juga tertangkap.

"Aku akan adukan kamu kepada Rasulullah!" Ancam Abu Hurairah sama seperti kemarin.

Pencuri itu kembali berkata, "Saya ini orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji besok tidak akan kembali lagi."

Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu. Kali ini pun ia kembali dilepaskannya. Paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah dan beliau pun bertanya seperti kemarin. Setelah mendapatkan jawaban yang sama, Rasulullah menegaskan lagi, "Pencuri itu bohong dan nanti malam ia akan kembali lagi."

Malam harinya, Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan penuh. Mata dan telinganya dipasangnya baik-baik. Diperhatikan dengan teliti setiap gerak-gerik sekelilingnya karena ia sudah dua kali dibohongi oleh pencuri itu.

Jika pencuri itu benar-benar datang seperti yang dikatakan Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya lagi. Hatinya sudah tidak sabar menunggu akan datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal, "Kenapa pencuri itu kulepaskan begitu saja sebelum kuhadapkan kepada Rasulullah? Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberi ampun."

Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri makanan yang dia jaga, "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati.

Tak lama kemudian, pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapan Abu Hurairah dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam sandiwara pada gerak-geriknya.

"Kali ini kau pasti akan kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi kemari, tapi kenyataannya kau kembali lagi."

"Lepaskan saya," pencuri itu memohon.

Tapi, tangan Abu Hurairah telah menggenggam erat dan kali ini pencuri itu tidak akan lepas lagi. Maka, dengan rasa putus asa akhirnya pencuri itu berkata, "Lepaskan saya, maka kamu akan aku ajari beberapa kalimat yang sangat berguna."

"Kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu.

"Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi (doa di atas). Maka, tuan akan selalu dipelihara oleh Allah dan tidak akan ada setan yang berani mendekati Tuan sampai Pagi hari."

Maka, pencuri itu pun akhirnya dilepas lagi oleh Abu Hurairah.

Keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa. Ada seorang pencuri yang mengajari kegunaan ayat kursi.

"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasulullah sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya.

"Ia mengajariku beberapa kalimat yang sangat berguna, lalu ia saya lepaskan,"jawab Abu Hurairah.

"Kalimat apakah itu" tanya Nabi Muhammad Saw.

"Ia berkata kalau mau tidur hendaklah membaca ayat kursi (doa di atas), ia juga berkata apabila kita membaca ayat kursi tersebut, maka kita akan selalu dijaga oleh Allah dan tidak akan didekati setan hingga pagi."

Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi Muhammad Berkata, "pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap mendusta."

Kemudian Nabi Muhammad Saw. bertanya, "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu semalam itu?"

"Entahlah."Jawab Abu Hurairah.

"Dia itu setan."

Berkaca dari kisah di atas, mulai sekarang, jangan pernah takut lagi dengan setan karena kalau kita takut, maka setan justru akan semakin berani menggoda kita. Bacakan ayat kursi saja, kalau ingin setan menjauh dari kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel